|
Panduan DISCOVER 13
Dari Pendosa yang Bersalah menjadi Orang Kudus yang Diampuni
Tidak ada sidik jari. Tidak ada senjata yang diketemukan. Tidak ada seorangpun
yang menyaksikan pembunuh itu memasuki kantor dokter itu. Tidak terdengar suara
tembakan. Namun dokter itu ditemukan terkulai di belakang meja kerjanya. Lima
peluru menembus kemejanya. Tampaknya seperti kejahatan yang sempurna. Polisi
mula-mula tidak menemukan petunjuk apapun. Namun kemudian mereka memperhatikan
kabel kecil tersambungkan ke tempat pensil di meja dokter itu. kabel itu mengarah
ke kaset perekam di laci meja. Mereka menyadari, tempat pensil itu sebenarnya
adalah mikrofon rahasia yang digunakan dokter itu untuk merekam percakapannya
dengan pasien yang sedang berkonsultasi. Penyidik segera memutar pita rekaman,
dan dengan terheran-heran mulai mendengarkan rekaman kejadian kejahatan tersebut.
Seseorang bernama Anthony masuk ke kantor dan mulai berdebat dengan dokter itu.
lalu terdengar letusan senjata. Pita rekaman itu berakhir dengan erangan dari
dokter yang sekarat di karpet. Setiap rincian yang mengerikan telah terekam.
Pembunuh itu mengira kejahatannya akan tetap menjadi rahasia. Ia telah sangat
berhati-hati untuk tidak meninggalkan jejak. Akan tetapi pita rekaman itu menceritakan
segalanya. Dalam panduan ini kita akan belajar tentang penghakiman Allah yang
terakhir ketika umat manusia diadili menurut apa yang telah mereka lakukan seperti
yang direkam di dalam kitab kehidupan (Wahyu 20:112). Bagi orang-orang yang
belum menerima Kristus sebagai Juruselamat mereka, ini adalah kabar buruk. Namun
penghakiman ini adalah kabar yang sangat baik bagi mereka yang telah mendapatkan
jaminan di dalam Kristus.
1. BAGAIMANA ANDA DAPAT MENGHADAPI PENGHAKIMAN TANPA RASA TAKUT
Siapakah yang akan menghakimi dunia?
"Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman
itu seluruhnya kepada Anak". Yohanes 5:22. Bagaimana salib mempersiapkan
Kristus menjadi Hakim kita?
"Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman,
dalam darahNya. Hal ini dibuatNya untuk menunjukkan keadilanNya, karena Ia telah
membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaranNya. MaksudNya
ialah untuk menunjukkan keadilanNya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar
dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus." Roma 3:25,26.
Kematian Kristus sebagai pengganti kita memungkinkan Ia untuk bertindak sebagai
Hakim dan Pembela yang murah hati yang dapat mengampuni pendosa yang bertobat.
Ketika jagat raya yang menyaksikan hal ini bertanya, "Bagaimana mungkin
hakim yang tidak tidak berpihak menyatakan seorang yang bersalah menjadi tidak
bersalah?" Kristus dapat menjawab dengan menunjukkan bekas luka di tanganNya.
Ia telah menerima hukuman yang adil karena dosa-dosa kita di dalam tubuhNya.
Kitab di surga menyimpan catatan kehidupan setiap orang, dan catatan ini dibuka
pada saat penghakiman (Wahyu 20:12). Inilah kabar buruk bagi orang yang membayangkan
dosa rahasia dan kejahatan mereka tidak akan pernah menghantui mereka. Namun
ada kabar yang sangat baik bagi semua orang yang secara tulus menerima Kristus
sebagai Pembela mereka di surga: "Darah Yesus
menyucikan kita dari
pada segala dosa" (1 Yohanes 1:7). Apakah yang ditawarkan Yesus sebagai
ganti dari kehidupan kita yang penuh dosa?
"Dia yang tidak mengenal dosa dibuatNya menjadi dosa karena kita, supaya
di dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah" 2 Korintus 5:21. Kehidupan kita
di dalam dosa digantikan dengan kehidupan Kristus yang sempurna dan benar. Karena
kehidupan dan kematian Yesus yang tanpa dosa itu, Tuhan dapat mengampuni kita
dan memperlakukan kita seolah kita tidak pernah berdosa. apakah yang meluluskan
Yesus sebagai Pembela dan Hakim kita?
2. KRISTUS DATANG TEPAT PADA WAKTUNYA
Pada saat baptisanNya, Yesus diurapi oleh Roh Kudus:
"Setelah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga
langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atasNya.
Lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah AnakKu yang
Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan". Matius 3:11116, 17. Segera setelah
diurapi oleh Roh Kudus pada saat dibaptis, pada murid-muridNya mengumumkan:
"Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus)". Yohanes 1:41.
Para murid itu mengetahui kata bahasa Ibrani "Mesias" dan kata Yunani
"Kristus" keduanya berarti "Yang Diurapi." Lukas, salah
satu murid Yesus, mencatat tanggal pembaptisan Yesus sebagai Mesias, yaitu tahun
kelima belas dalam pemerintahan Kaisar Tiberius (Lukas 3:1). Bagi kita, ini
berarti tahun 27 Masehi. Lebih dari 500 tahun sebelum Yesus datang, nabi Daniel
meramalkan bahwa Yesus akan diurapi sebagai Mesias pada tahun 27 Masehi. "Maka
ketahuilah dan pahamilah: dari saat firman itu keluar, yakni bahwa Yerusalem
akan dipulihkan dan dibangun kembali, sampai kedatangan seorang yang diurapi,
seorang raja, ada tujuh kali tujuh masa [minggu, Ibrani]; dan enam puluh dua
kali tujuh masa" Daniel 9:25. Tujuh minggu dan enam puluh dua minggu seluruhnya
adalah enam puluh sembilan minggu atau 483 hari (7 x 69 = 483 hari). Dalam nubuatan
Alkitab yang menggunakan lambang, satu hari sama dengan satu tahun (Yehezkiel
4:6; Bilangan 14:34), maka 483 hari sama dengan 483 tahun. Daniel meramalkan
bahwa satu perintah akan dikeluarkan untuk memulihkan dan membangun Yerusalem
kembali, dan tepat 483 tahun setelah perintah ini dikeluarkan, Mesias akan muncul.
Apakah Yesus muncul sebagai Mesias pada waktu yang ditetapkan? Artahsasta mengeluarkan
perintah untuk membangun Yerusalem pada tahun 457 SM (Ezra 7:7-26). Masa 483
tahun itu berakhir pada tahun 27 Masehi (457 SM + 27 Masehi = 484). Perintah
itu dikeluarkan pada tahun 457 SM dan Kristus diurapi pada tahun 27 Masehi,
dengan menghitung tengah tahunnya, maka tahun yang tepat adalah 483 tahun. Pada
waktu diurapi di tahun 27 Masehi, Yesus muncul dengan pekabaran: "Waktunya
telah genap" (Markus 1:15). Penggenapan yang akurat dari nubuatan Alkitab
adalah perjanjian yang mengesankan bahwa Yesus dari Nazaret adalah benar-benar
Mesias, Tuhan di dalam raga manusia. Berapa lamakah Yesus membuat perjanjian?
"Raja itu akan membuat perjanjian itu selama satu kali "tujuh masa"
[minggu, Ibrani]. Daniel 9:27, bagian pertama. Jikalau kita menerapkan prinsip
satu hari sama dengan satu tahun, satu "minggu" ini adalah 7 tahun,
dari tahun 27 sampai 34 Masehi, Yesus membuat perjanjian, yang telah dibuatNya
kepada Adam dan Hawa segera setelah mereka jatuh ke dalam dosa. Tuhan Allah
membuat perjanjian, sebuah janji, bahwa Ia akan menyelamatkan umat manusia dari
dosa melalui kematian Seseorang yang akan dikirimkanNya untuk mati bagi dosa-dosa
kita (Kejadian 3:15). Apakah yang harus terjadi pada pertengahan minggu ketujuh
puluh itu? "Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban
sembelihan dan korban santapan". Daniel 9:27, bagian akhir. Yesus disalibkan
pada tahun 31, di "pertengahan minggu itu". Pada saat Yesus mati,
Tuhan Allah merobek "tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah"
(Matius 27:51). Persembahan korban yang akan disembelih (perlambang dari Yesus,
Domba Allah) terlepas dari tangan imam. Ini adalah tanda bahwa Tuhan Allah tidak
lagi menginginkan manusia mempersembahkan korban binatang. Sementara menepati
nubuatan secara tepat, Yesus "menghentikan" setiap kebutuhan untuk
mempersembahkan korban. Sejak kematian Yesus, orang dapat berhubungan dengan
Tuhan tidak lagi melalui korban binatang dan imam manusia, melainkan melalui
Mesias, Anak Domba Allah dan Imam Besar kita.
3. JAMINAN PENGAMPUNAN DOSA
Menurut nubuatan Daniel, mengapa Yesus mati?
"Sesudah keenam puluh dua kali tujuh masa itu akan disingkirkan seorang
yang telah diurapi, padahal tidak ada salahnya apa-apa". Daniel 9:26. Pada
saat kematiannya di kayu salib, Yesus "disingkirkan." Dia mati, tetapi
bukan bagi diriNya sendiri, bukan untuk menebus akibat dosaNya sendiri, tetapi
menebus akibat dosa-dosa seluruh dunia. Bagaimanakah kita dapat mengetahui bahwa
Tuhan telah mengampuni semua dosa kita?
"Kebenaran Allah karena iman dalam Yesus Kristus bagi semua orang yang
percaya
KARENA SEMUA ORANG TELAH BERBUAT DOSA
dan telah DIBENARKAN
dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. Kristus Yesus telah ditentukan
Allah menjadi jalan pendamaian KARENA IMAN, DALAM DARAHNYA." Roma 3:22-25.
Kata kunci di dalam ayat-ayat ini adalah: Kita, semua telah berdosa, namun karena
kemurahan Tuhan Allah, semua dibenarkan, yang beriman dalam kuasa penyucian
dari darah Kristus. Ketika kita dibenarkan, Tuhan Allah menyatakan bahwa kita
tidak bersalah, dengan menghapuskan kesalahan dari dosa di masa lalu. Dan Tuhan
Allah menyatakan kita dibenarkan: pembenaran datang dari Allah melalui iman
kepada Yesus Kristus. Semua orang yang lelah karena perjuangan untuk menjadi
baik, dengan usaha kita sendiri, akan mendapatkan istirahat di dalam penerimaan
kepada kemurahan Kristus. Ia berjanji, "Marilah kepadaKu, semua yang letih
lesu dan berbeban berat. Aku akan memberi kelegaan kepadamu" (Matius 111:28).
Kita semua yang berbeban karena luka dari masa lalu dan karena perasaan sakit
karena malu dan kekurangan, dapat menemukan kedamaian dan keutuhan di dalam
Kristus.
4. MASA PENGHAKIMAN DIMULAI
Di dalam kitab Daniel pasal kedelapan, seorang malaikat menunjukkan kepada
nabi itu pemandangan masa depan yang besar. Daniel melihat (1) domba jantan,
(2) kambing jantan, dan (3) dari salah satu tanduk kambing jantan itu, "muncul
suatu tanduk kecil, yang menjadi sangat besar" (Daniel 8:8, 9); yang melambangkan
(1) Medi-Persia, (2) Yunani, dan (3) Roma (Daniel 8:1-12, 20-26). Apakah bagian
ke-empat dari nubuatan itu?
"Sampai berapa lama berlaku penglihatan ini, yakni korban sehari-hari
?"
Maka ia menjawab: "Sampai lewat dua ribu tiga ratus petang dan pagi [atau
hari, Ibrani], lalu tempat kudus itu akan dipulihkan dalam keadaan yang wajar."
Daniel 8:13, 14. Daniel jatuh tertelungkup sebelum malaikat itu dapat menjelaskan
bagian 2300 hari dari nubuatan itu, dan pasal kedelapan ditutup dengan tanpa
penjelasan. Akan tetapi kemudian malaikat itu muncul kembali dan berkata: "Jadi,
camkanlah firman itu dan perhatikanlah penglihatan itu! Tujuh puluh kali tujuh
masa telah ditetapkan atas bangsamu dan atas kotamu yang kudus, untuk melenyapkan
kefasikan, untuk mengakhiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan." Daniel
9:22-24. 2300 hari, tentu saja adalah 2300 tahun, masing-masing hari adalah
satu tahun (Yehezkiel 4:6). Tujuh puluh minggu, atau 490 tahun, adalah bagian
pertama dari masa panjang 2300 tahun. Kedua masa itu dimulai pada tahun 457
SM, ketika Persia mengeluarkan perintah untuk memulihkan dan membangun kembali
Yerusalem. Dengan mengurangi 490 tahun dari 2300 tahun, tinggallah 1810. Tambahkan
1810 tahun kepada tahun 34 M, ketika masa 490 tahun berakhir, kita akan sampai
ke tahun 1844.
5. TEMPAT YANG KUDUS DIPULIHKAN, PENGHAKIMAN
Malaikat yang memberitakan kepada Daniel bahwa pada tahun 1844, pada akhir
masa 2300 tahun, "tempat yang kudus itu akan dipulihkan dalam keadaannya
yang wajar." (Daniel 8:14). Apakah artinya ini? Sejak tahun 70 ketika bangsa
Roma menghancurkan Bait Allah di Yerusalem, umat Allah tidak lagi memiliki tempat
kudus di bumi. Maka tempat kudus yang akan dipulihkan itu, yang dimulai tahun
1844, tentunya adalah tempat kudus yang ada di surga, yang tiruannya adalah
Kemah Allah di bumi. Nah, apakah artinya memulihkan tempat kudus di surga dalam
keadaannya yang wajar? Bangsa Israel di jaman dulu menyebutkan hari pemulihan
tempat kudus di bumi dengan nama Yom Kippur, Hari Pendamaian. Ini sebenarnya
adalah hari penghakiman. Seperti yang disebutkan di dalam Panduan 12, kegiatan
Kristus bagi kita di dalam tempat kudus ada dua tahap: (1) persembahan korban
sehari-hari berpusat pada pelayanan imam di bilik pertama, Bilik Yang Suci.
(2) persembahan korban tahunan berpusatkan kepada pelayanan Imam Besar di bilik
kedua, Bilik Yang Maha Suci (Imamat 16). Di tempat kudus di bumi, ketika orang
mengakui dosanya setiap hari, darah dari binatang yang disembelih dipercikkan
ke tanduk mezbah, dan kemudian dipindahkan ke Bilik Yang Suci (Imamat 4 dan
6). Maka, secara perlambang, setiap hari, dosa-dosa yang diakui dibawa ke tempat
kudus dan tetap tinggal di sana. Kemudian, setiap tahun, pada Hari Pendamaian,
Kemah Suci dibersihkan dari semua dosa yang diakui selama setahun (Imamat 16).
Dalam pembersihkan ini, Imam Besar mempersembahkan korban khusus dari kambing
yang dipilih. Kemudian ia membawa darahnya ke Tempat Yang Maha Suci dan memercikkan
darah penebus ini di depan tirai pendamaian untuk menunjukkan bahwa darah Yesus,
Penebus yang akan datang, akan membayar upah dosa. Imam Besar secara perlambang
memindahkan dosa-dosa yang diakui dari Kemah Suci ke atas kepada kambing jantan
yang lain, kemudian melepaskannya ke padang gurun dan mati di sana (Imamat 116:
20-22). Upacara Hari Pendamaian tahunan ini membersihkan Kemah Suci dari dosa.
Orang Israel menganggap hari ini sebagai hari penghakiman karena orang-orang
yang menolak mengakui dosa-dosa mereka akan dianggap tidak benar dan "disingkirkan"
dari umat Allah (23:29). Apa yang dilakukan setahun sekali secara simbolis oleh
Imam Besar, dilakukan oleh Yesus sekali untuk selamanya sebagai Imam Besar kita
(Ibrani 9:6-12). Pada hari penghakiman, Ia menghapuskan dari tempat suci semua
dosa-dosa yang telah diakui dari orang-orang yang telah menerima Dia sebagai
Juruselamat mereka. Jikalau kita mengakui dosa-dosa kita, Ia akan menghapuskan
untuk selama-lamanya semua catatan tentang dosa kita pada saat itu (Kisah 3:19).
Pelayanan ini adalah pekerjaan penghakiman yang dimulai Yesus di tahun 1844.
Tahun 1844, ketika saat penghakiman Tuhan Allah mulai di surga, pekabaran tentang
saat penghakiman mulai diberitakan ke seluruh dunia (Wahyu 14:6-7). Panduan
DISCOVER selanjutnya akan membahas pekabaran ini.
6. MENGHADAPI CATATAN KEHIDUPAN KITA DI SAAT PENGHAKIMAN
Sejak tahun 1844, Kristus, sebagai Hakim, telah memeriksa catatan setiap orang
yang pernah hidup untuk menentukan siapa yang akan diselamatkan ketika Yesus
datang kembali. Sebagai Hakim kita, Yesus "menghapuskan" semua dosa-dosa
orang percaya dari catatan kehidupan mereka di surga (Kisah 3:19). Ketika nama
anda muncul di dalam penghakiman, akan mudah menghadapi catatan kehidupan anda
jikalau anda menerima Kristus sebagai Pengganti kita. Dan ketika penghakiman
bagi umat percaya telah selesai, Yesus kembali ke bumi untuk membawa upah mereka
(Wahyu 22:12, 14). Apakah anda akan berada di sana ketika Yesus datang? Atau
apakah ada sesuatu yang telah anda sembunyikan daripadaNya? Apakah anda memiliki
hubungan yang jujur dan terbuka dengan Dia yang menjanjikan: "Jika kita
mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni
segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan." 1 Yohanes
1:9. Pengakuan semata-mata berarti bahwa kita setuju untuk menghadapi dosa-dosa
kita, menerima pengampunan dari Tuhan, dan mengakui bahwa kita membutuhkan kuasa
dan kemurahanNya. Ketika mengunjungi sebuah penjara di Potsdam, Raja Frederick
William I mendengarkan sejumlah permohonan ampun. Semua orang hukuman di penjara
itu bersumpah bahwa hakim yang berprasangka, ahli hukum yang tidak jujur menyebabkan
mereka dijebloskan di penjara. Dari satu sel ke sel lainnya, berlangsung kisah
yang sama tentang orang yang tidak bersalah namun disalahkan. Tetapi di salah
satu sel, orang hukuman itu tidak berkata apa-apa. Dengan heran, Frederick bergurau,
"Saya kira kamu juga tidak bersalah." "Tidak Yang Mulia,"
jawab lelaki itu, "Saya bersalah dan sangat pantas mendapatkan apa yang
saya alami sekarang." Raja itu berpaling kepada pengawalnya dan memanggil
dengan keras, "Datang kemari dan bebaskan penjahat ini segera, sebelum
ia merusak orang-orang yang tak bersalah di sini." Bagaimanakah persiapan
kita dalam penghakiman nanti? Bagaimanakah caranya supaya kita siap menyambut
kedatangan Kristus? Hanya dengan pengakuan yang jujur tentang kebenaran: "Saya
sangat pantas menanggung hukuman mati karena dosa-dosa saya, tetapi Orang Lain
telah menggantikan tempat saya dan memberikan saya pengampunan yang besar. Buatlah
kesediaan sekarang juga bahwa apapun yang akan terjadi, anda akan menjaga hubungan
dengan Yesus jujur dari mata-ke-mata, da tulus dari hati-ke-hati.
Pada akhir masa 2300 tahun, "tempat kudus akan dipulihkan, tujuh kali tujuh
puluh minggu, sama dengan 490 tahun, "disingkirkan" bagi orang Yahudi,
457 SM, 31 M, 34 M, 1844M, tujuh kali 69 minggu, sama dengan 483 tahun, ketika
Mesias muncul, 7 minggu atau 7 tahun.
Hak Cipta--2000 oleh The Voice of Prophecy
Box 53055, Los Angeles, CA 90053
Lembar Jawaban
|